Manfaat Temulawak Sebagai Obat Alami

Manfaat jahe telah dibuktikan dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Banyak yang menggunakan jahe, baik dalam jahe asli maupun dalam bentuk krim sebagai zat antiinflamasi dan penyembuhan luka. Jadi apa saja manfaat jahe yang telah dibuktikan secara ilmiah? Berikut ulasannya.

Manfaat Temulawak Sebagai Obat Alami

  1. Atasi masalah sistem pencernaan

Keuntungan pertama jahe adalah merangsang produksi empedu di kantong empedu. Tentu ini membantu pencernaan dan metabolisme makanan di dalam tubuh.

Tidak hanya itu, menurut para ahli, jahe juga berguna untuk mengatasi perut kembung, membantu pencernaan yang tidak lancar dan menambah nafsu makan.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology meminta pasien dengan radang usus untuk mengkonsumsi jahe setiap hari. Hasilnya, kelompok pasien ini menjalani proses penyembuhan yang lebih cepat daripada kelompok pasien yang tidak mengonsumsi jahe.

  1. Atasi osteoartritis

Manfaat lain dari jahe, yaitu membantu pasien yang menderita osteoarthritis. Osteoartritis adalah penyakit sendi degeneratif di mana sendi menjadi nyeri dan kaku.

Ini juga telah ditunjukkan dalam jurnal yang diterbitkan dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine. Dalam buku harian itu ia menunjukkan bahwa efek jahe hampir sama dengan efek ibuprofen (obat penghilang rasa sakit) yang diberikan kepada pasien dengan osteoartritis.

  1. Cegah dan bantu mengobati kanker

Meskipun masih sangat sedikit penelitian yang tersedia tentang manfaat jahe dengan pengobatan kanker, beberapa ahli percaya pada manfaat tanaman ini. Jahe liar dapat bermanfaat untuk membantu menyembuhkan kanker prostat, payudara, dan usus besar.

Manfaat jahe didukung oleh penelitian yang dilakukan pada tahun 2001, yang menyatakan bahwa jahe dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan kanker prostat.

Para peneliti di University of Maryland Medical Center menjelaskan bahwa ramuan herbal dapat membantu menghentikan pertumbuhan kanker berkat antioksidan yang terkandung dalam obat-obatan herbal, termasuk jahe.

  1. Obat antiinflamasi

Temulawak mengandung senyawa antiinflamasi yang dapat menghambat produksi prostaglandin E2 yang memicu peradangan. Karena itu, kandungan antiinflamasi di dalamnya membantu mengatasi penyakit yang disebabkan oleh peradangan pada tubuh seperti radang sendi.

  1. Antibakteri dan antijamur

Temulawak mengandung berbagai senyawa antibakteri dan antijamur. Kandungan antibakteri pada jahe memiliki manfaat, khususnya cukup efektif untuk menghilangkan jenis bakteri Staphylococcus dan Salmonella. Sementara senyawa antijamur cukup efektif dalam menghilangkan jamur dari kelas dermatofita.

  1. Obat jerawat

Di dunia kecantikan, jahe juga bisa digunakan sebagai obat untuk jerawat. Ini karena jahe memiliki sifat astringen. Zat ini berguna untuk mengurangi produksi minyak dari kelenjar. Selain itu, kandungan antiseptik juga dapat membantu membersihkan kulit dari bakteri penyebab jerawat. Dengan cara ini, jerawat yang meradang secara bertahap akan membaik dan sembuh.

  1. Menjaga kesehatan hati

Menurut Scientific Research Journal, ekstrak jahe telah menunjukkan manfaat dalam melindungi hati dari hepatotoksin, seperti karbon tetraklorida dan parasetamol. Hepatotoksin adalah bahan kimia yang menyebabkan efek buruk pada hati. Dengan cara ini, jahe menjadi salah satu bahan alami yang bisa dipilih untuk membantu menjaga kesehatan jantung Anda.

  1. Obat diuretik

Manfaat lain dari jahe adalah dosa jika dilewatkan, yaitu sebagai obat diuretik alami. Diuretik adalah zat yang membantu membersihkan tubuh dari garam (natrium) dan air, sehingga tidak ada akumulasi cairan dalam tubuh. Zat ini merangsang ginjal untuk melepaskan lebih banyak natrium ke dalam urin.

Manfaat diuretik pada jahe ini juga akan menyerap cairan berlebih dari pembuluh darah. Proses ini membantu mengurangi tekanan pada dinding kapal. Biasanya diuretik diperlukan untuk membantu mencegah, mengobati, dan memperbaiki masalah seperti:

  • Gagal jantung
  • Gagal jantung
  • Pembengkakan jaringan (edema)
  • Masalah ginjal

Baca Juga :