Tips Jika Rematik Kambuh Saat Sedang Menyetir

Rematik artritis atau yang sering kita kenal sebagai rematik adalah penyakit yang menyerang persendian. Gejala yang paling umum terlihat oleh penderita rematik adalah kekakuan, rasa sakit dan pembengkakan sendi. Tentu saja, nyeri sendi atau kekakuan sendi dapat mengganggu aktivitas, terutama jika rematik terjadi lagi saat mengendarai mobil. Dan apa yang terjadi jika rheumatoid arthritis terjadi saat mengendarai mobil?

Tips Jika Rematik Kambuh Saat Sedang Menyetir

Menutupi roda kemudi dengan busa atau kain memudahkan pengendara sepeda jika terjadi rematik
Salah satu masalah yang dapat ditemui rheumatoid arthritis ketika mengendarai mobil adalah sulit untuk memutar setir ketika rasa sakit menyentuh pergelangan tangan. Solusi yang dapat Anda lakukan adalah menutup roda kemudi dengan kain atau busa sehingga lebih mudah untuk memutar roda kontrol. Selain itu, mobil yang dilengkapi power steering memudahkan pengemudi untuk mengendalikan setir, karena tidak terasa berat saat diputar.

Ubah mobil Anda

Hal lain yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi bahaya jika rematik terjadi lagi saat mengemudi adalah mengganti mobil Anda. Misalnya, rematik sering menyerang sendi pergelangan tangan kanan, sehingga sulit untuk menekan tuas sinyal belok. Jadi perubahan yang dapat Anda lakukan adalah memindahkan tuas sinyal belok ke sisi kiri, jadi jangan khawatir jika rematik tiba-tiba muncul.

Pastikan Anda memposisikan diri dengan benar dan baik sebelum memulai perjalanan
Jika Anda memiliki rematik di leher Anda, sangat penting untuk menempatkan cermin masuk dan keluar dengan benar, tanpa Anda harus menggerakkan leher Anda terlalu sering. Jangan lupa untuk menyesuaikan bantal kepala dudukan sesuai dengan posisi kepala paling nyaman dan jangan menghalangi gerakan kepala untuk melihat di kaca spion.

Anda bahkan dapat meletakkan kaca di dashboard mobil, untuk memudahkan Anda melihat bagian belakang mobil. Tidak hanya itu, penting juga untuk menyesuaikan ketinggian tempat duduk dan jarak kursi roda ke depan mobil, agar nyaman dan bisa mengenai rem dan gas.

Jangan lupa obatnya ketika rematik kembali

Obat-obatan yang dapat mengobati nyeri sendi atau kekakuan akibat kambuhnya rematik adalah jenis obat antiinflamasi non-steroid (NSAID). Meskipun dapat mengurangi nyeri sendi, sebagian besar NSAID memiliki waktu paruh yang singkat. Ini berarti obat itu dapat mencegah rasa sakit hanya dalam waktu singkat.

Karena itu, yang terbaik adalah minum obat sesaat sebelum perjalanan dan efeknya akan bertahan sampai Anda bepergian. Namun, beberapa obat dapat menyebabkan kantuk, jadi Anda harus membicarakan hal ini dengan dokter untuk mendapatkan jenis obat terbaik.

Jangan memaksakan diri jika Anda merasa lelah

Kelelahan adalah gejala lain dari rematik. Jadi pertama-tama pastikan tubuh Anda sehat dan mampu melakukan perjalanan. Faktanya, sekitar 98% orang yang menderita rheumatoid arthritis mengalami kelelahan. Ini akan membuat Anda kabur dalam berkendara dan berbahaya.

Jika Anda benar-benar merasa lelah, Anda tidak boleh mengemudi dan meminta orang lain untuk membantu Anda mengemudi. Atau, Anda juga dapat memilih untuk menggunakan transportasi umum untuk mencapai tujuan Anda dengan lebih aman.

Baca Juga :